Pendidikan

Program "Saweu Sikula" IPMKP Disambut Antusias Siswa Siswi SMAN 3 Kuala

Published

on

Program "Saweu Sikula" IPMKP Disambut Antusias Siswa Siswi SMAN 3 Kuala

NAGAN RAYA - Ikatan Pelajar Mahasiswa Kuala Pesisir (IPMKP) yang berdomisili di Banda Aceh Kembali menyambangi SMAN 3 Kuala dalam kegiatan "Saweu Sikula" di SMA Se-Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, pada Rabu 06/02/19.

Agenda IPMKP "Saweu Sikula" ini turut menggandeng beberapa SMAN di Kecamatan Kuala Pesisir yang salah satu nya ialah SMA Negeri 3 Kuala. SMA ini menjadi sekolah kedua yang mendapat giliran kunjungan oleh IPMKP Banda Aceh, setelah sebelumnya organisasi ini juga melaksanakan kegiatan yang sama di SMK Negeri 1 Kuala.

Acara yang berlangsung di Mushalla SMA Negeri 3 Kuala tersebut diikuti kurang lebih sebanyak 50 siswa/i, mereka sangat antusias mengikuti rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga usai pada 12.00 WIB.

Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi tersebut, ada beberapa materi yang disampaikan oleh beberapa perwakilan organisator IPMKP, diantaranya memaparkan tentang Akademik yang meliputi Jalur Masuk Perkuliahan dan Beasiswa. Juga materi tentang Pengenalan Organisasi intra dan ekstra kampus, serta Motivasi perkuliahan.

“Dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan generasi muda kuala pesisir yang berasal dari SMA Negeri 3 Kuala mampu menjadi aktor penyambung tongkat estafet yang akan menjadi harapan kepeningkatan pendidikan Nagan Raya khususnya Kuala Pesisir”, ujar Bapak Syahrul, Wakil kepala bidang kesiswaan dalam sambutannya.

Beliau pun Mengapresiasi hadirnya IPMKP-Banda Aceh, dan juga menyarankan agar organisasi ini dapat menjadi satu wadah pemerhati siswa/i kuala pesisir dan berharap dapat bertindak sebagai fasilitator dalam halnya memberikan informasi terkait perkuliahan sebagai jenjang selanjutnya dalam level pendidikan nasional.

Tambahnya, “diharapkan kedepan siswa/i lulusan SMA Negeri 3 Kuala dapat mengambil hikmah dan semakin berminat dengan dunia perkuliahan, yang dimana dalam program pendidikannya memaksa kita agar lebih mandiri terhadap berbagai persoalan dibangku perkuliahan. Wadah organisasi juga menjadi objek penting dalam menampung aspirasi mahasiswa, dan menjadi satu tempat penguatan kapasitas kemahasiswaan dalam menghadapi tantang era millenial kedepan”.

Sementara itu siswa/i yang mengikuti kegiatan diskusi ini juga berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap perkuliahan umumnya, serta menjadi satu wadah diskusi baik itu antar individual maupun kelompok. Dan program ini dapat menjadi wadah pengembangan bagi inisiator muda Kuala Pesisir agar dapat bersaing dan eksis di dunia pendidikan.

Yang dampak kedepan dapat menjadi satu buah fakta yang membuktikan bahwa lulusan dari SMA Negeri 3 Kuala adalah mereka yang memiliki insiatif untuk berkuliah yang tinggi demi Tercapainya cita-cita mulia membanggakan orang tua hingga Nagan Raya umumnya. [Musrafiyan]