Dari Model Berpenghasilan Dolar, Hingga Jadi Gelandangan

10 months ago Internasional

BARCELONA - Memang kehidupan manusia tidak bisa ditebak arahnya, karena roda terus berputar, kadang senang kadang susah, kadang kaya kadang miskin. Seperti yang dirasakan oleh mantan model majalah Vogue.

Model yang pada masa kejayaannya itu mampu menghasilkan uang hingga 1 juta dolar atau sekitar Rp 14 miliar dalam setahun cuma bekerja selama 20 hari, namun kini hidupnya menjadi gelandangan di Barcelona, Spanyol.

Nastasia Urbano (57), yang di masanya melunjak karirnya adalah model papan atas, dia juga menjadi "wajah" utama parfum ikonik produksi Yves Saint Laurent, Opium.

Di masa jayanya, Nastasia sering berkumpul dengan para selebritis dunia saat itu sekelas Jack Nicholson atau Andy Warhol, namun kini dia terpuruk hingga ke titik paling terendah pada kehidupannya, hingga harus tidur di emperan pada sebuah bank di Barcelona.

Saat berusia 20-an, perempuan asal Spanyol ini tampil di sampul majalah Vogue di Eropa. Dia kemudian pindah ke New York, AS tempat dia bergabung dengan agen ternama Ford Models Agency.

Nastasia kemudian mendapatkan kesuksesan besar baik di Amerika Serikat maupun Eropa, kala itu dia bisa hidup di antara orang-orang yang selama ini hanya mampu dia mimpikan.

"Saya menjadi model majalah, saya dicintai semua orang. Saya mendapatkan satu juta dollar setahun hanya untuk kerja 20 hari, selama tiga atau empat tahun,"ujarnya.

"Saya makan malam dengan Jack Nicholson, di hari berikutnya dengan Andy Warhol bahkan Roman Polanski. Saya diundang ke pesta Melanie Grifith, Don Johnson serta Simon dan Garfunkel," tambah Nastasia.

Dia mengenang, diundang ke pesta pernikahan Madonna dan Sean Penn karena saat itu dia sedang berpacaran dengan aktor David Keith yang menjadi salah satu undangan.

"Saya memiliki segalanya. Saat itu saya hidup seperti seorang putri," kenangnya.

Nastasia mengatakan, hidupnya berubah setelah dia bertemu pria yang kemudian menjadi suami dan ayah anak-anaknya.

Dia mengklaim, harus menopang gaya hidup suami dan anak-anaknya hingga akhirnya dia bangkrut tak memiliki apapun selain "baju di badannya".

"Satu-satunya yang terbaik dari pernikahan itu adalah anak-anak saya. Sisanya, mengerikan," kata dia.

"Suami saya membeli semua barang menggunakan uang saya. Hanya dua hari setelah mengenal dia, dia minta sebuah BMW dan saya yang sedang jatuh cinta menandatangani cek yang dia minta," tambah Nastasia.

Nastasia, yang menderita depresi, mengatakan bahwa dia sudah berulang kali diusir dari kediamannya karena tak bisa membayar uang sewa.

Kini dia harus tidur di rumah teman-temannya atau di lobi bank yang dilengkapi pintu otomatis agar pelanggan bisa mengakses mesin ATM.

"Saya ingin hidup bukan sekadar bertahan hidup. Saya bosan meminta uang. Orang di sekitar saya sudah banyak yang pergi dan saya tak terkejut," ujarnya.

"Saya ingin anak-anak melihat saya dalam kondisi baik. Saya ingin kembali menjadi manusia yang bisa mereka banggakan," lanjut dia.

Mendengar kisah sedih ini, sejumlah mantan rekan Nastasia memutuskan untuk mencoba menolong agar sang mantan model bisa kembali mandiri.

"Kisah ini membuat saya amat terkejut. Tak ada yang menyangka. Kami semua  dalam level putri, tetapi Nastasia adalah sang dewi saat itu," ujar mantan model, Ruth Schuler.

"Dia adalah orang yang introvert, amat cantik, dan ramah dengan sesama. Kami sedang mengumpulkan lebih banyak orang. Nanti kami akan berbicara dengannya untuk mengetahui apa yang dia butuhkan," kata Ruth.

Nastasia memulai kariernya di Barcelona dan menjadi model untuk merek-merek ternama seperti Revlon dan Yves Saint Laurent, sebelum menjadi model majalah Vogue pada 1981.[007]


Sumber : Kompas

Trending Post

Iklan

Category Archive