Pendidikan

Semarak Peringatan HUT RI Anak Emas SLB TNCC Banda Aceh Ramaikan Lomba 17-an

Published

on

Semarak Peringatan HUT RI Anak Emas SLB TNCC Banda Aceh Ramaikan Lomba 17-an

SLB TNCC mengadakan kegiatan perlombaan 17-an dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 di tahun ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang diadakan sekolah dan diikuti oleh peserta didik SLB TNCC baik jenjang SDLB maupun SMPLB. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pengawas Pembina yaitu Ibu Hj. Jamilah, S.Pd.,M.Pd.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa guru pendidikan khusus harus terus menebar semangat terus berbuat untuk anak-anak berkebutuhan khusus salah satunya memberikan kesempatan pada anak-anak berkebutuhan khusus untuk ikut serta merayakan kemerdekaan dan bersemangat mengikuti lomba yang didalamnya memberikan banyak manfaat pada peserta didik.

Ketua Panitia Wahyu Afriyola, S.Pd melaporkan bahwa kegiatan peringatan 17-an telah dilaksanakan pada Kamis 18/8/2022.  Ada enam cabang lomba yang diadakan dimana masing-masing lomba memiliki makna kemerdekaan tersendiri.  Lomba pacu karung dan makan kerupuk memiliki makna betapa sulitnya kehidupan rakyat Indonesia pada jaman penjajahan sehingga untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang seperti makan minum dan membeli pakaian begitu sulit, sehingga peserta didik harus bersyukur dengan apa yang mereka miliki sekarang.

Lomba Tarik tambang memiliki makna Bhinneka Tunggal Ika dengan persatuan, bergotong-royong dan menjalin kekompakan dengan sesama temannya. Lomba membawa bola pingpong dengan sendok mengajarkan pada peserta didik bahwasannya mereka harus memiliki jiwa berjuang dan fokus pada tujuannya. Dua lomba lainnya yaitu mewarnai lambang garuda pancasila dan menyanyikan Lagu 17 Agustus menanamkan jiwa nasionalisame dan sekaligus memperkenalkan identitas negara serta hari kemerdekaan pada peserta didik. Sekolah juga memberikan apresiasi pada pemenang lomba 17-an kali ini dalam bentuk peralatan tulis dan minum sebagai tambahan semangat untuk semua peserta.

Tujuan diadakan kegiatan ini selain memeriahkan kemerdekaan RI ke 77 juga sebagai pemenuhan indikator jiwa nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan bagian dari pembelajaran paradigma baru dalam program sekolah penggerak. Sebagai salah satu sekolah penggerak angkatan 2 di Banda Aceh, Kepala SLB TNCC Ibu DM. Ria Hidayati, S.Psi.,M.Ed mengatakan bahwa tampak banyak hal positif dari kegiatan ini terutama dalam adaptasi terhadap keramaian.

SLB TNCC yang memiliki banyak peserta didik dengan  autisme sering menghadapi kondisi meltdown dan perilaku agresi terhadap perubahan serta input sensori yang berlebihan. Akan tetapi dalam perlombaan hari ini tampak sebagian besar peserta didik penyandang autisme yang biasanya sulit beradaptasi dengan kebisingan namun tampak sangat bersemangat mengikuti lomba bahkan ikut merasakan euforianya dengan tidak menutup telinga mendengar sorakan dan keriuhan sekitar.

Selain itu semua peserta juga tampak menjadi lebih percaya diri dan menikmati semua perlombaan dengan cukup adaptif. Tentu saja besar harapan berbagai kegiatan yang dilombakan dapat memberikan semangat baru dalam diri peserta didik berkebutuhan khusus dan tumbuh menjadi lebih progresif.

Kegiatan ini juga disosialisasikan kepada orangtua dan responnya sangat mendukung karena merupakan kegiatan yang dapat memberikan penghargaan bagi mereka yang kadang dipandang sebelah mata. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat juga semakin yakin bahwa peserta didik berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama dengan peserta didik pada umumnya. Melalui program yang nyata yang langsung melibatkan peserta didik dapat menghantarkan mereka kepada kemerdekaan yang sesungguhnya yaitu dapat diterima baik dan berkesempatan menjadi bahagian masyarakat yang berkontribusi positif.