Irwandi Dukung Jokowi, Bagaimana Nasib Caleg PNA ?

10 months ago Opini

Oleh : Jeriyanto*

Akhirnya, gubernur  Aceh non aktif Irwandi Yusuf  yang tersandung kasus korupsi itu menyatakan dukungan nya kepada pasangan jokowi-ma'aruf. Ia sebagai pribadi dan sebagai pimpinan partai PNA mendukung pasangan 01 pada pilpres periode 2019-2024. Ia mengaku sudah sejak lama secara emosional dekat dengan Jokowi. 

Dukungan Irwandi terhadap Jokowi ini memang sudah berlangsung sejak pilpres 2014 yang lalu. Waktu itu Jokowi Bahkan didukung juga oleh petahana gubernur Aceh Zaini Abdullah dan pada saat bersamaan wakil gubernur Muzakir Manaf memberi dukungan kepada capres Prabowo Subianto. Namun Jokowi tetap mengantongi kekalahan.

Pendukungan Irwandi dan PNA terhadap Jokowi menjadi sebuah pilihan dilematis bagi kader kader PNA, khususnya para kader yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Karena masyarakat Aceh masih memiliki persepsi yang buruk terhadap Jokowi. Misalnya pilpres 2014 Jokowi kalah di Aceh, kemudian partai PDIP sebagai pengusung Jokowi juga belum mendapatkan tempat di hati masyarakat aceh terbukti hasil pileg tingkat kabupaten dan provinsi belum signifikan bahkan tingkat DPRA tidak ada kursi sama sekali.

Apalagi polemik yang ditimbulkan partai PSI sebagai salah satu partai pendukung Jokowi yang menyatakan dg tegas penolakan terhadap perda syariat dan poligami. Itu menjadi Bumerang bagi Jokowi dan partai pengusung atau pendukungnya dalam mengambil simpatik masyarakat Aceh. Karena Aceh dikenal provinsi yang menerapkan syariat Islam dan masyarakatnya yang masih sangat kental dengan nilai keislaman.

Para caleg partai PNA kelimpungan menghadapi situasi yang rumit seperti ini, caleg dituntut untuk patuh atas kebijakan partai tapi pada saat yang bersamaan juga harus mengelola keinginan dan kepentingan masyarakat pemilih. Apalagi pemilih yang fanatik nya kepada partai politik tidak sefanatik kepada calon presiden. Tentu pemilih akan memilih partai yang mendukung calon presiden yang mereka sukai dan cintai. Apa lagi pelaksanaan pilpres kali ini  serentak dengan pileg.

Jika pernyataan dukungan irwandi atau pna kepada jokowi ini merupakan strategi yang tepat dan sudah dipertimbangkan dari segi elektabilitasnya, barangkali suara untuk caleg PNA tidak terlalu susah diperoleh pada pileg mendatang. Namun jika masyarakat Aceh berkecenderungan menginginkan perubahan baru dengan memilih Prabowo sebagai presiden baru, tentu pemilih akan berfikir dua kali untuk memilih partai pna dan calegnya sebab sudah mendukung Jokowi. [007]

Iklan

Category Archive