Boikot Produk Perancis, Ratusan Massa Gelar Aksi di Lhoksukon
LHOKSUKON - Ratusan massa yang tergabung dalam ‘Organisasi Masyarakat Gerakan Ummat Bela Rasulullah SAW’ melakukan Aksi Demonstrasi terhadap pernyataan dan dianggap penghinaan terhadap Islam serta Nabi Muhammad SAW yand dilakukan oleh Presiden Perancis, Emmanuel Macron, Aksi berlangsung di depan Mesjid Baiturrahim Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara pada Jumat (06/11/ 2020).
Massa aksi yang mulanya berkumpul di depan kantor BPBD Aceh Utara, Landeng kemudian bergerak menuju Mesjid Baiturrahim Lhoksukon dimana titik Aksi orasi dilakukan, Aksi damai tersebut digelar atas kecintaan terhadap nabi Muhammad SAW dan Agama Islam.
Massa yang mulai terkumpul pukul 15.40 WIB, menyampaikan orasi di atas truk komando menggunakan pengeras suara, salah satu massa aksi menyampaikan orasinya tentang pemboikotan produk Perancis.
Didalam orasi merek meminta kepada pemerintah pusat agar menghentikan hubungan bilateral dengan negara Perancis, ,meminta kepada Pemerintah untuk menghentikan impor semua barang produksi Perancis, meminta kepada para pengusaha agar tidak lagi membeli barang barang buatan Perancis, meminta kepada masyarakat untuk secara sadar agar tidak membeli produk Prancis karena kebutuhan kita ada juga pada perusahaan selain Perancis dan meminta kepada Pemerintah dan pelaku ekonomi di Aceh agar mendukung sepenuhnya penguatan ekonomi mikro lokal sehingga minimal kita tidak selamanya tergantung pada produk luar Aceh.
“Boikot perancis, boikot produk perancis,” ucap salah satu massa aksi di atas mobil komando.
Aksi diakhiri dengan pembakaran foto dan produk perancis, dalam aksi unjuk rasa terpantau aparat keamanan berjaga ketat untuk pengamanan jalannya aksi damai tersebut.[007]