Politik

Selain Akan Mengawal UU Pesantren, HRD Dorong Kementerian Dayah Harus Segera Dibentuk

Published

on

JAKARTA - Anggota DPR RI terpilih asal Dapil Aceh 2, H.Ruslan M.Daud menyatakan siap mengawal pelaksanaan UU Pesantren yang baru saja disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa/24/09/2019.


"Hari ini, sejarah akan mencatat bahwa UU yang diinisiasi oleh FPKB tersebut merupakan salah satu wujud konkrit dari sikap kami dalam menterjemahkan platform perjuangan partai. Sebagai inisiator terlahirnya Undang-Undang Pesantren dan Pendidikan keagamaan itu, kehadiran UU tersebut diharapkannya mampu menjadi payung hukum serta mendorong kemajuan Dayah yang menjadi basis dukungan kemajuan pendidikan," Ujar Mantan Bupati Bireuen.


Lanjut Ruslan dengan kehadiran UU ini diharapkan akan mendorong percepatan peningkatan kualitas dan kuantitas lembaga Pendidikan Dayah di Aceh, tidak lagi ada diskriminasi di dunia pendidikan dayah yang selama ini telah memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara kita. Dayah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mampu membentuk moral dan akhlak generasi penerus bangsa kita atau dengan kata lain Dayah merupakan pilar penanaman nilai agama dan kebangsaan yang sudah teruji perannya.


Dengan lahirnya undang-undang ini, maka perlakuan Negara terhadap lembaga pendidikan dayah menjadi setara dengan pendidikan umum. Pembangunan infrastruktur dan suprastruktur harus menjadi perhatian serius pemerintah dalam rangka merangsang percepatan pembangunan dunia pendidikan dayah di Aceh 


"Untuk menjamin hak-hak Dayah yang telah dituangkan dalam Undang-Undang Pesantren itu, maka perlu ada kementerian khusus yang dibentuk oleh Presiden dalam rangka memaksimalkan implementasi Undang-undang ini," tegas Ruslan. 


Tambahnya, ini penting dalam rangka mengawal substansi pembentukan Undang-undang pesantren.


"Saya sebagai salah seorang Wakil Rakyat Aceh yang didukung oleh Para Abu di Dayah menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada teman-teman Fraksi PKB di parlemen dan juga semua pihak yang terlibat dalam proses pembentukan Undang-undang ini",tuturnya.


Syukur Alhamdulillah kita sampaikan kepada Allah SWT karena atas kehendaknya, ikhtiar teman-teman FPKB dalam memperjuangkan RUU pesantren telah wujud menjadi Undang-undang pesantren.[007]