Teknologi

Hati-hati! modus social engineering retas data pribadi

Published

on

Hati-hati! modus social engineering retas data pribadi

Hingga saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin memperteguh edukasi dan meluaskan informasi perlindungan data pribadi. Langkah tersebut dilaksanakan supaya masyarakat terhindar dari pemalsuan akun dalam transaksi keuangan.

Kabar baiknya, OJK telah mengindentifikasi beberapa modus. Di antaranya, dengan pelaksanaan survei yang meminta data pribadi beserta foto diri dan kartu tanda penduduk (KTP). Ada juga modus merayu dengan memberi uang tunai jika mau memberikan foto diri dan KTP.

Diharapkan Masyarakat juga perlu tahu, kebocoran data pribadi disebabkan pemilik data sengaja memberitahukan data pribadinya kepada pihak lain dengan tujuan apapun. Selain itu, juga bisa terjadi karena ada pihak yang tidak bertanggungjawab berupaya mencuri informasi data pribadi melalui upaya tertentu seperti modus social engineering.

Menurut OJK Social engineering adalah, “Manipulasi psikologis yang dilakukan seseorang sekelompok orang untuk mengorek informasi rahasia dan memanfaatkan informasi tersebut untuk kepentingan pihak yang tidak bertanggungjawab.”

Sekurang kurangnya, ada empat rancangan pencurian data melalui social engineering. Pertama, oknum berusaha mengamati targetnya. Kedua, oknum menghubungi targetnya dan berusaha meyakinkan dan menggiring target untuk menyampaikan data pribadi yang sifatnya rahasia.

Selanjutnya yang ketiga, oknum menyampaikan tautan pada surat elektronik (email) target. Pada tautan tersebut bisa secara otomatis mencuri data pribadi target yang tersimpan dalam gadgetnya apabila diakses. Keempat, oknum tersebut tidak membutuhkan waktu lama bagi para peretas mengakses akun keuangan target dengan berbekal informasi dan data pribadi target.

OJK pun sangat anrusias memberikan tips agar dapat menghindar dari modus social engineering tersebut.

1. Jangan memberikan ponsel atau gadget lainnya. Selalu waspada apabila ada seseorang yang meminjam ponsel Anda. Pastikan data pribadi Anda tersimpan dengan aman dan tidak mudah untuk dicari di ponsel Anda.

2. Jangan gampang percaya informasi dari orang yang tidak Anda kenal. Terutama memberikan informasi dan meminta data pribadi Anda.

3. Tidak membocorkan data pribadi rahasia. Selalu Waspada apabila ada yang meminta data diri seperti PIN/passoword, nama ibu kandung, tiga angka di belakang kartu kredit, dan data keuangan penting lainnya.

Sumber:lokadata