Opini

Dari TKA Hingga Penghapusan Kurikulum Sejarah, Ini Negara Merdeka gak sih?

Dari TKA Hingga Penghapusan Kurikulum Sejarah, Ini Negara Merdeka gak sih?

Oleh : luthfi elkodama*

Bangsa dan negara kita kembali di gegerkan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang kurang hati hati, seperti mendatangkan TKA dari Luar negeri terkusus dari Cina, dan kebijakan Kemendikbud soal ketidakwajiban atau penghapusan pelajaran sejarah Di Indonesia.

Kedatangan TKA di indonesia seperti yang terjadi di Aceh kususnya di Nagan raya membuat masyarakat terheran dan bertanya tanya. Kenapa ya, pekerja asing tu begitu mudahnya masuk dan bekerja di negeri kita, apalagi pemerintah terkesan tidak memihak pekerja lokal, dan tidak transparannya informasi dari pemerintah mengenai TKA tersebut.

Kita seolah berada di negeri yang sedang dijajah oleh negara lain, tidak berdaulat kita, tidak berdaya kita. Maka hilanglah spirit UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, mensejahterakan rakyat.

Kayaknya, Pemerintah kita kian hari kian gak berkapabilitas, sering kambinghitamkan rakyatnyalah, berdalih saat keijakannya keliru, dan banyak lagi persoalan yang ditimbulkan oleh mereka

Padahal, kita rakyat sudah mempercayakan kepada mereka untuk mengelola negeri ini, harapan kita dengan memilih mereka agar kita menjadi lebih haik setiap harinya.

Ini malah, kita dibuat seperti "dijajah" untuk kedua kalinya, atas kebijakan kebijakan mereka. Penghapusan kurikulum sejarah misalnya, yang akan membawa kehancuran jari diri bangsa kita, kepercayaan diri kita sedikit demi sedikit tergerus akibat kehilangan identitas yang berdasarkan sejarah. Dari sejarah lah kita akan menemukan sosok pahlawan yang berjuang hingga mati, sehingga membuat kita bangga, membangkitkan semangat nasionalisme kebangsaan yang luar biasa. Disana letak harapan dan masa depan sebagai sebuah bangsa dan negara.

Oleh karenanya, harapan yang besar dari rakyat agar pemerintah, baik di pusat maupun di daerah kembali ke jalur trek yang benar dalam mengelola negara ini. Kasihanilah bangsa kalian, perjuangkan lah negara kalian, sehingga negara asing akan menyegani kita dan menghormati kita sebagai bangsa dan negara yang besar sekaligus berdaulat penuh.

*penulis adalah seorang pecinta alam dan penikmat sanger arabika