Opini
Momentum Hari Lahir Pancasila, Saatnya Indonesia Menjadi Barometer Peradaban Dunia
Oleh : Muhammad Luthfi
Setiap 1 juni bangsa Indonesia mengenang hari jadi Pancasila. Pancasila yang merupakan output dari pemikiran pemikiran hebat tokoh dan pendiri bangsa, seperti Bung Karno, Mohammad Yamin, Soepomo serta Tokoh lainnya yang ikut berdialektika untuk merumuskan dasar negara atau pandangan hidup bangsa tersebut.
Keseluruhan kandungan pancasila dari sila pertama hingga kelima merupakan Gagasan yang sangat brilian, modern, inklusif dan universal. Sehingga beberapa negara di dunia terkagum kagum pada kemewahan isi pancasila tersebut yang merupakan sumber pembuatan konstitusi Republik ini.
Daya Akomodasi pancasila akan nilai nilai kemanusiaan dan semua ideologi di dunia, menjadikan pancasila sangat relevan sebagai acuan konstitusi global atau tatanan dunia baru, yang tempo hari begitu santer kita mendengarnya di media sosial, yang dikaitkan dengan konflik rusia-ukraina sebagai momen peralihan kekuatan global di abad ke 21 ini, yang awalnya bersifat unipolar, yang tersentralisasi pada Amerika Serikat saja namun saat ini terdisrupsi oleh Rusia dan China sebagai pemain lama sekaligus baru pada tatanan internasional.
Sebagai bangsa yang besar yang heterogen, multi kulural, multi suku, multi linggual, indonesia punya kemampuan yang tak terbendung jika dikonsolidasi dan dikanalisasi pada visi yang besar sekaligus solid.
Potensi bangsa dan negara indonesia saat ini di komplitkan dengan adanya sofware yang bernama pancasila, merupakan instrumen menuju imperium dominatif dunia yang melampaui imperium timur dan barat.
Begitulah cita cita besar Soekarno dan kawan kawan, yang tempo dulu mampu memprovokasi dan memobilisasi bangsa bangsa dunia untuk melakukan emansipasi dari keterjajahan para imperialis.
Dan sudah sepatutnya para pemimpin dan calon pemimpin indonesia memikirkan bagaimana caranya untuk membuat Indonesia leading di segala sektor, baik ekonomi, politik, maupun militer.
Dengan bermodalkan pancasila sebagai software dan sumber daya alam sebagai hardwarenya, dan manusia yang hidup di indonesia sebagai user atau aktor yang akan mengorkestrasi segala potensi yang ada tersebut.
Dengan demikian, indonesia bisa menjadi leading sektor dalam kancah global, dan menjadikan pancasila sebagai ideologi atau core value kehidupan warga global yang sudah disorientatif, akibat tidak efektifnya ideologi atau nilai nilai global yang saat ini sedang berjalan.
*Penulis adalah penikmat sanger espresso dan seorang imajiner progresif