Opini
Pahlawan itu Melindungi Tanah Air, Bukan Merusaknya Apalagi Menjualnya
Oleh : Lisa Elvira sekretaris Korjuang
Dulu bangsa kita memiliki segudang pahlawan yang siap melindungi tanah air dari pengrusakan dan penjajahan. Berjibun pahlawan telah lahir Sejak pra kemerdekaan hingga zaman kemerdekaan. Namun kini kita mengalami krisis kepahlawanan atau defisit orang yang berjiwa pahlawan.
Sembari memperingati momen hari pahlawan tahun ini, seyogyanya kita melakukan refleksi yang mendalam tentang krisis yang dialami bangsa dan negara. Dengan harapan, semangat kepahlawanan yang sudah redup bisa kembali menyala dan punya keinginan untuk memperbaiki segala persoalan bangsa secara kolektif.
Orang yang merusak tanah air tidak punya tempat di negara ini, apalagi rela menjual tanah air kepada orang asing. Menjual tidak bearti menjualnya seperti proses jual beli seperti lazimnya akan tetapi membuat aturan yang memudahkan orang asing untuk mengekploitasi sumber daya alam indonesia juga disebut menjual tanah air secara tidak langsung.
Masing masing kita punya peran sebagai pahlawan bangsa. Pemerintah juga pahlawan bangsa jika mereka konsisten menegakkan aturan sesuai undang undang dan konstitusi. Demikian juga Masyarakat sebagai Warga negara punya peran besar sebagai pahlawan masa kini.
Menjadi warga negara yang menjalani aturan negara dan menjunjung nilai kemanusiaan serta melindungi setiap jengkal tanah air adalah peran kepahlawanan yang dibutuhkan saat ini. Seperti melindungi lingkungan alam dari kerusakan, dan saling membantu sesama anak bangsa juga peran kepahlawanan yang harus dipupuk terus menerus.
Sejatinya pahlawan itu adalah pelindung tanah air bukan merusaknya apalagi sampai menjualnya kepada pihak asing. Semoga di momen peringatan hari pahlawan kali ini, kita semua kembali meneladani semangat para pahlawan dalam memperjuangkan tanah air.