Lifestyle

Sendratari " Pocut Meuligoe " Tampil di Taman Seni dan Budaya Banda Aceh

Published

on

Sendratari " Pocut Meuligoe " Tampil di Taman Seni dan Budaya Banda Aceh

BIREUEN - Pocut Meuligoe merupakan Panglima Perang Wanita Kerajaan Samalanga yang sangat gagah berani, sejak kecil dia sudah menunjukkan tekat yang kuat dalam upaya mengusir Belanda dari Tanah Aceh,Kamis/09/08/18.


Tgk Cut Said yang merupakan panglima perang Kerajaan Samalanga saat itu menyerahkan tahta Panglima perang kepada Pocut Meuligoe yang sudah tumbuh dewasa.



Cerita diatas adalah penggalan cerita Sendratari “Pocut Meuligoe” garapan sutradara Ibu Novianti MR untuk memeriahkan pagelaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7. Dalam rilisnya, Novi, sapaan akrab sang sutradara menyampaikan,  garapan ini melibatkan kurang lebih 50 orang, mulai dari penata tari, penata artistik, gerak, dan juga aktor serta pemain dari beberapa elemen dan sekolah di seputaran kota Bireuen.


 

Novi juga mengundang semua lapisan masyarakat untuk menyaksikan penampilan sendratari " Pocut Meuligoe " , atas nama tim, kami mengundang semua masyarakat dan wisatawan untuk menyaksikan penampilan kami di Auditorium Taman Seni Dan Budaya Banda Aceh Hari Jum'at 10 Agustus 2018 Pukul 10:00 WIB." Ujarnya.

 


Mukhlis, A.Md selaku pimpinan produksi garapan “Pocut Meuligoe” mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pemain untuk tampil maksimal dan bisa mengharumkan nama Bireuen di ajang PKA ke-7 kali ini.[S]