Daerah

Ketua Fraksi PAN DPRA Fuadri,S.Si.,M.Si serahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk Keluarga Fakir Miskin dan Wanita Rentan Sosial Ekonomi (WRSE) di Kabupaten Aceh Barat & Nagan Raya

Published

on

Ketua Fraksi PAN DPRA Fuadri,S.Si.,M.Si serahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk Keluarga Fakir Miskin dan Wanita Rentan Sosial Ekonomi (WRSE) di Kabupaten Aceh Barat & Nagan Raya

SELAPOST.COM, Meulaboh - Rabu, 23 November 2022, Ketua Fraksi PAN DPRA Fuadri,S.Si.,M.Si menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 250 penerima dengan kategori Keluarga Fakir Miskin dan Wanita Rentan Sosial Ekonomi (WRSE) di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya.

Fuadri menyampaikan bantuan sosial yang diserahkan merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan bantuan modal usaha untuk kegiatan ekonomi produktif seperti membuat kue, kios kelontong, palawija dan menjahit. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga miskin di Aceh Barat dan Nagan Raya sehingga dapat menurunkan angka kemiskinan di Aceh.

Fuadri menambahkan, persoalan kemiskinan dan Kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, oleh karena itu bantuan seperti ini sangat diperlukan untuk mendongkrak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diakhir sambutannya, ketua fraksi PAN DPRA Fuadri,S.Si.M.Si menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Aceh, Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat, Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang telah membantu mulai dari proses pengusulan, verifikasi hingga pengiriman ke receiver baik di Kabupaten Aceh Barat maupun Kabupaten Nagan Raya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Bapak Mahdani Muchtar, A.KS, M.Si menyampaikan bahwa Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) tersebut merupakan rekreasi POKIR anggota DPRA Dapil 10 Fuadri, S.Si.,M.Si dan juga ketua Fraksi PAN DPR Aceh yang disalurkan melalui Dinas Sosial provinsi Aceh.

“Bantuan ini juga tidak bersifat rutin setiap tahun, akan tetapi ini merupakan stimulan untuk pengembangan usaha,” tambah Mahdani.

Dengan adanya bantuan usaha ekonomi produktif ini, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengembangkan usaha masyarakat terutama di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, Pungkas Mahdani.