Lifestyle

Berbagi Keceriaan, Komunitas Brangwetan Hadirkan Harris Pendongeng Hibur Anak-Anak Panti

Published

on

Berbagi Keceriaan, Komunitas Brangwetan Hadirkan Harris Pendongeng Hibur Anak-Anak Panti

SIDOARJO - Di Pekan terakhir bulan ramadhan 1442 Hijriah, Komunitas Brangwetan mengadakan kegiatan berbagi keceriaan dengan anak anak Panti Asuhan dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Amatul Muslimat di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru,Sidoarjo pada Jumat (07/05/2021).

Ratusan anak-anak mulai sore sudah memadati mushalla Amatul Muslimah untuk mendengarkan hiburan yang diceritakan oleh Kak Harris sosok pendongeng anak nasional bersama boneka lucunya Ayis dalam membawakan cerita-cerita islami , pendongeng sangat bangga dan senang saat kegiatan ini bisa di lakukan ketika anak-anak selesai sekolah daring.  

Pak kristanto dari Komunitas Brangwetan mengatakan sangat senang dengan kedatangan pendongeng anak nasional dalam rangka menghibur anak anak panti dan TPQ dengan cerita-cerita yang dibawakannya.

"Saya sangat bangga dan senang Kak Harris bisa hadir dalam menghibur ratusan anak yang ada di panti asuhan ini bahkan tidak hanya anak-anak masyarakat sekitar yang ada wilayah terminal purabaya Bungurasih sangat senang mendapatkan hiburan,"Jelas Pak Kris saat di hubungi repoter kami.

 Pak Kris menambahkan tidak hanya bercerita islami Kak Harris juga memberikan semangat buat anak-anak dan masyarakat sekitar melalui ice breaking, ini sesuatu moment yang langka di mana saat masyarakat di larang mudik oleh pemerintah namun masyarakat bisa menikmati juga hiburan yang di bawakan Kak Harris.

Sementara Harris sangat senang sebab dimushalla tersebut  ramai sekali dan semua ikut terhibur oleh cerita yang dibawakan pendongeng tersebut.

"Alhamdulillah saya bangga dan senang disini semua bisa terhibur dengan cerita yang saya bawakan",tutur Harris Rizki sappaan kerap Kak Harris. 

Lebih lanjut Harris juga menghimbau pada masyarakat yang belum bisa mudik agar tetap semangat dan kita sama-sama harus bisa mentaati aturan dari pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 .(Udin/007).