Pengurus Anak Cabang PDI P Jombang Tuntut Ketua DPC Mundur Dari Jabatannya
JOMBANG - Aksi unjuk rasa dilakukan Anak Cabang PDI Perjuangan, yang menuntut ketua DPC PDIP mundur dari jabatannya, aksi berlangsung di depan kantor DPC PDI Perjuangan, di Jl. Brigjen Katamso NO.12, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa 31/7/2018 siang.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 21 Pengurus Anak Cabang PDIP Jombang, meminta ketua DPC PDI Perjuangan untuk segera mundur dari jabatannya, karena sudah dianggap gagal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jombang, yang dilaksanakan 27 Juni lalu.
Mereka tergabung dalam Komunitas Pengurus Anak Cabang Jombang (KomPACjo). Berikut isi tulisan tuntutan, yang menjadi dasar agar ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Marsaid mundur dari jabatannya:
1. DPC tidak melakukan keterbukaan tentang anggaran partai sekaligus pengelolaan anggaran yang tidak jelas
2. DPC tidak melakukan konsolidasi terkait dengan proses Pemilihan Gubernur Jawa Timur dan Pemilihan Bupati Jombang sehingga baik pemilihan Gubernur dan Pemilihan Bupati calon yang diusung PDIP Perjuangan mengalami kekalahan
3. DPC tidak melakukan penjaringan calon legislative secara terbuka dan mengindahkan peraturan partai pencalegan (peraturan partai nomer 25A tahun 2018)
4. Penggunaan fasilitas partai yang tidak sesuai (hanya untuk kepentingan pribadi ketua DPC)
5. Sesuai dengan pidata ibu ketua umum PDI Perjuangan yang dilakukan di Surabaya dan Madiun bahwa dalam proses pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018 jika calon pasangan yang diusung PDI Perjuangan kalah maka harus mengundurkan diri atau dipecat (contohlah ketua DPC PDIP Madiun yang berani bertanggung jawab atas kekalahan dan rela untuk mengundurkan diri).
Hingga pukul 12.00 WIB proses pertemuan perwakilan KomPACjo dengan Ketua DPC PDI perjuangan Jombang, Marsaid dan Sekretarisnya, Wulang Suhardi, masih berlangsung. Dan semua Wartawan yang datang, menunggu diluar, dikutip Kongkrit.com.